plataran readme cv portfolio inspirasi
To disagree, one doesn't have to be disagreeable.
   

Artikel : Sketsa
Pemkot Serahkan Bantuan Alat 'Cash Point'
Dikirim oleh admin
Selasa, 18-Desember-2007, 14:22:09 (1479 klik) Kirim ke Teman Versi Cetak

Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan publiknya, Lembaga Pekreditan Desa (LPD) di Desa Kepaon mulai menfaatkan teknologi ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang bernama 'Cash Point'. Sebuah alat penarikan uang tunai secara otomatis selama 24 jam dan masih satu-satunya LPD yang memanfaatkan alat ATM di Bali.



Wakil Walikota Denpasar IB. Rai Darmawijaya Mantra, SE. Msi. Rabu (31/10) meninjau kesiapan operasional cash point LPD Kepaon yang merupakan satu-satunya LPD di Bali yang memiliki alat penarikan uang tunai secara otomatis.

Alat penarikan tunai seperti ATM (Anjungan Tunai Mandiri) ini akan siap dioperasikan untuk melayani masyarakat. Alat senilai 400 juta rupiah ini merupakan bantuan Pemkot Denpasar dalam upaya untuk memberdayakan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dalam melayani kebutuhan masyarakat dalam bidang keuangan.

“Selain meningkatkan mutu pelayanan publik, Cash Point juga untuk meningkatkan daya saing LPD dalam menghadapi era kompetititf antar lembaga keuangan yang sangat ketat,” jelas IB Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si yang didampingi Asisten II Ketut Wisada, SE dan Kabag Perekonomian Ir.I Gusti Ngurah Edy Mulia, SE. Msi.

Menurut rencana, pengoperasian Cash Point ini akan ditinjau oleh Gubernur Bali Dewa Bherata pada acara kunjungan Gubernur di Denpasar awal Nopember depan.

Lebih jauh ditambahkan Rai D Mantra bahwa bantuan berupa perangkat keras dan lunak (hardware dan software) cash point ini kepada LPD merupakan rangkaian program ekonomi kerakyatan yang telah menjadi komitmen Pemkot Denpasar.

“Program tersebut berusaha memacu pertumbuhan ekonomi rakyat, termasuk sektor riil berupa penguatan lembaga keuangan yang berbentuk LPD ini,” ujar mantan Ketua Hipmi Bali ini. Disamping itu dengan adanya cash point ini pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan 24 jam.

“Kami berharap kedepan program ini bisa diikuti oleh LPD-LPD lainnya sehingga bisa membantu masyarakat dalam bidang permodalan,” katanya.

Tahap awal sarana cash point ini diberikan kepada LPD yang menyandang peringkat terbaik pada tahun 2006, yaitu LPD Kepaon Desa Pekraman Kepaon, Kecamatan Denpasar Selatan.

Ketua LPD Kepaon I Made Sugiarta, STP menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas bantuan cash point ini yang berguna untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Dengan adanya cash point ini kami merasa sangat dibantu, khususnya dalam pengembangan SDM dan operasional lapangan,” jelas Sugiartha.

Ditambahkannya bahwa LPD Kepaon berdiri Desember 1990 dengan modal awal Rp. 6,6 juta saja. Sampai saat ini LPD Kepaon berhasil membukukan aset hingga Rp. 14,5 Milyar dengan jumlah nasabah dalam bentuk tabungan 4.725 orang dan deposito 160 orang. Kini LPD Kepaon telah menempati kantor yang megah di atas lahan seluas 3 are.

“Kita akan terus mengembangkan usaha dengan sasaran utama adalah komponen masyarakat Kepaon,” jelas Sugiartha. (adv*)

Sumber:
http://www.beritabali.com

   
Copyleft © 2006 pk, datacrux indonesia pernyataan & kesepakatan