plataran readme cv portfolio inspirasi
A handful of patience is worth more than a bushel of brains.
   

Artikel : Koding
Konsep Mobile Phone Refill (SMS Payment)
Dikirim oleh admin
Jumat, 26-Mei-2006, 12:05:34 (3323 klik) Kirim ke Teman Versi Cetak

Kemaren aku diminta untuk menggambarkan kembali konsep Mobile Phone Refill (SMS Payment). Sudah lama banget aku meninggalkan bidang itu, hampir 3 tahun yang lalu, sebelum aku berkonsentrasi penuh ke develop aplikasi ATM. Dengan sisa-sisa ingatan yang semakin melemah seiring bertambahnya usia, aku tuangkan dalam gambaran sederhana tentang konsep Mobile Phone Refill (SMS Payment).





Konsepnya sederhana, sesederhana seperti gambar di atas, meskipun pengerjaan aplikasi di lapangan rada sedikit rumit. Lagi-lagi messaging ISO-8583 mengambil peranan dominan dalam proses transaksi.

Sebelumnya, nasabah dan pemegang nomor handphone bersangkutan harus melakukan registrasi ke bank. Data yang harus diketahui oleh bank antara lain adalah nomor HP dan nomor rekening nasabah. Dengan kedua data ini nantinya transaksi akan diproses.

Alurnya seperti ini (asumsi nasabah pemegang HP sudah ter-registrasi):

  • Nasabah mengirim SMS ke mobile provider (operator seluler) yang bersangkutan, dengan format khusus yang sudah ditentukan. Intinya, nasabah ingin membeli voucher pulsa dengan nilai tertentu.
  • SMS tersebut diterima oleh mobile provider, kemudian di-passing (dilanjutkan) dikirim ke SOPP switcher (SOPP=System Online Payment Point).
  • Pihak SOPP switcher inilah yang terkoneksikan secara jaringan dengan pihak Bank, dan data dikirimkan ke Bank. Format data yang dikirimkan sudah terbungkus dalam format ISO-8583.
  • Bank menerima data dari SOPP switcher, kemudian memprosesnya, dengan mencari nomor rekening berbekal informasi nomor HP dari nasabah (ingat: sebelumnya nasabah sudah mendaftarkan nomor HP-nya ke bank tersebut). Bank akan mendebet rekening nasabah sebesar nilai voucher yang diminta, kemudian informasi ini dikembalikan ke SOPP switcher.
  • SOPP switcher menerima message respon dari pihak Bank, melanjutkannya ke Mobile Provider.
  • Dari respon message tersebut (informasi bahwa rekening nasabah sudah terdebet sebesar nilai voucher) maka Mobile provider akan menambahkan nilai voucher ke nomor HP nasabah, kemudian mengirim message ke HP nasabah bahwa pulsa sudah ditambahkan. Format message dari Mobile provider ke HP nasabah ini lebih dikenal dengan format PDU (nanti saya akan tulis dalam kesempatan lain).
  • Nasabah menerima message dari Mobile provider, dan dengan wajah cerah ceria dan hati riang gembira mengetahui nilai pulsanya sudah ditambahkan, dalam hatinya berkata "Ah... indahnya teknologi..."

Demikian sekilas gambaran Konsep Mobile Phone Refill (SMS Payment).

Semoga menjadikan hati kita riang gembira.



   
Copyleft © 2006 pk, datacrux indonesia pernyataan & kesepakatan